JAKARTA, teckknow.com – Wartales tidak punya quest marker yang memanggil-manggil di layar. Ia tidak punya NPC yang dengan baik hati menjelaskan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Yang ada hanyalah peta yang luas, empat tentara bayaran yang kelaparan, seekor bagal yang sabar, dan kenyataan bahwa dalam tiga hari ke depan semua anggota rombongan akan menuntut bayaran yang mungkin belum cukup dikumpulkan. Dikembangkan dan diterbitkan oleh Shiro Games, Wartales keluar dari Early Access pada 12 April 2023. Di Nintendo Switch game ini hadir September 2023, dan di Xbox Series X pada Oktober di tahun yang sama.
Dunianya adalah kingdom abad pertengahan yang sedang dirobek oleh wabah dan perang sisa-sisa. Tidak ada pahlawan yang dipilih takdir di sini. Pemain adalah pemimpin sekelompok orang yang hidup dari kontrak ke kontrak, dari kota ke kota, dalam dunia yang tidak peduli apakah mereka berhasil atau tidak.
Combat yang Lebih Dekat ke Catur dari Hack and Slash

Pertarungan di Wartales tidak pernah terasa seperti aksi. Ia terasa seperti negosiasi antara dua pihak tentang siapa yang akan membuat kesalahan lebih dulu. Setiap unit mengambil satu tindakan per giliran, setiap posisi di medan tempur memiliki konsekuensi, dan tidak ada tombol undo setelah keputusan diambil. Beberapa prinsip combat yang harus selalu diingat:
- Tarik anggota kritis sebelum terlambat. Permadeath berlaku di Wartales. Melihat prajurit dalam kondisi sekarat adalah sinyal mundur, bukan sinyal untuk berjuang lebih keras.
- Manfaatkan sinergi antar unit. Mendorong musuh ke radius serangan AOE rekan yang aktif di giliran berikutnya adalah cara Wartales menciptakan momen paling memuaskan.
- Pastikan ada setidaknya satu anggota dengan First Aid. Kemampuan ini menyelamatkan nyawa prajurit kritis di tengah pertarungan dan sering menjadi penentu apakah rombongan pulang dengan selamat atau tidak.
- Jangan bertarung di medan yang tidak menguntungkan. Wartales memperbolehkan pemain memilih kapan dan di mana bertempur. Gunakan kebebasan itu dengan bijak.
Tiga Hari Lagi Gaji Harus Dibayar
Manajemen finansial di Wartales adalah tekanan yang tidak pernah benar-benar pergi. Setiap tiga hari, semua anggota rombongan meminta bayaran. Sementara itu, makanan harus tersedia setiap hari. Dan di antara keduanya, ada armor yang perlu diperbaiki, obat yang kadang habis di tengah perjalanan, dan berbagai kebutuhan lain yang terus muncul.
Beberapa kebiasaan yang secara konsisten membantu finansial rombongan tetap sehat:
- Gunakan apoteker dan pandai besi di kota untuk memulihkan HP dan memperbaiki armor. Jauh lebih murah dari menghabiskan item yang dibawa sendiri yang sebaiknya disimpan untuk darurat.
- Buat ramuan sendiri setelah menemukan resep. Biaya bahan baku jauh lebih kecil dari harga jual pedagang untuk produk yang sama.
- Jangan rekrut terlalu cepat. Lebih baik punya empat anggota yang terbayar dengan baik daripada enam yang setengah kelaparan dan moralnya rendah.
- Pantau path objectives secara aktif. Menyelesaikan target dasar seperti memenangkan pertarungan atau menemukan lokasi baru memberikan XP path yang membuka kemampuan baru yang berdampak langsung.
Dunia yang Tidak Mau Bercerita Kecuali Kamu Bertanya
Salah satu hal paling menarik dari Wartales adalah betapa banyak yang bisa terlewat begitu saja. Banyak questline yang tidak ditandai di peta sama sekali. Berikut kebiasaan eksplorasi yang membantu menemukan lebih banyak:
- Ajak bicara semua NPC di setiap kota, termasuk yang tampak tidak penting. Petunjuk tentang lokasi tersembunyi atau kontrak menguntungkan sering tersembunyi di dialog yang terlihat biasa.
- Jelajahi setiap wilayah sebelum pindah. Wartales tidak mendorong pemain ke mana pun, jadi inisiatif eksplorasi sepenuhnya ada di tangan pemain.
- Perhatikan Paths panel. Menyelesaikan tujuan dasar di sana membuka XP dan kemampuan baru yang sering lebih berdampak dari upgrade equipment apapun.
Sistem Profesi dan Crafting di Wartales
Setiap anggota rombongan di Wartales bisa belajar satu profesi yang memungkinkan mereka menghasilkan barang atau sumber daya secara mandiri. Ada beberapa profesi yang tersedia seperti Blacksmith, Cook, Alchemist, Tamer, Miner, dan lain-lain. Memilih profesi yang tepat untuk setiap anggota adalah keputusan strategis yang berdampak langsung pada ekonomi rombongan secara keseluruhan.
Cook adalah salah satu profesi paling krusial di fase awal Wartales. Anggota yang menjadi Cook bisa mengubah bahan mentah yang dikumpulkan di alam menjadi makanan yang jauh lebih bergizi. Ini memangkas pengeluaran harian untuk makanan secara signifikan. Selain Cook, Blacksmith memungkinkan rombongan memperbaiki armor sendiri di lapangan tanpa harus selalu bergantung pada pandai besi di kota. Kombinasi keduanya sudah cukup untuk membuat sebagian besar kebutuhan dasar rombongan terpenuhi dari dalam.
Tamer adalah profesi yang sering diabaikan pemain baru namun menawarkan sesuatu yang sangat berharga: kemampuan menjinakkan hewan liar yang kemudian bisa bergabung dalam rombongan sebagai unit tempur. Beberapa hewan yang bisa dijinakkan memiliki kemampuan combat yang cukup kuat dan tidak memerlukan gaji seperti anggota manusia. Ini menjadikan Tamer sebagai investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan benar.
Wartales Bukan Game yang Bisa Terburu-buru
Salah satu jebakan paling umum di Wartales adalah mencoba berlari ke wilayah baru terlalu cepat. Kingdom of Alazar dibagi menjadi beberapa wilayah dengan tingkat kesulitan yang berbeda, dan masuk ke wilayah yang belum sesuai dengan level rombongan hampir selalu berakhir dengan bencana. Musuh di wilayah yang lebih keras tidak hanya lebih kuat secara statistik, melainkan juga memiliki strategi tempur yang lebih kompleks dan sering datang dalam jumlah yang jauh lebih banyak.
Cara paling aman untuk mengukur kesiapan rombongan sebelum pindah wilayah adalah dengan mencoba pertarungan melawan musuh paling kuat di wilayah saat ini. Jika pertarungan itu masih terasa nyaman dimenangkan tanpa kehilangan anggota, baru saatnya mempertimbangkan ekspansi ke wilayah berikutnya. Wartales tidak pernah terburu-buru, dan pemain yang mengikuti tempo itu akan mendapat pengalaman yang jauh lebih memuaskan dari yang mencoba memaksanya.
Kesimpulan: Wartales Untuk Pemain yang Tidak Takut Kebebasan
Tidak semua orang akan menyukai Wartales. Pemain yang terbiasa dengan game yang secara aktif mendorong ke tujuan berikutnya mungkin akan merasa terombang-ambing di awal. Namun bagi mereka yang pernah bermimpi tentang RPG di mana setiap keputusan adalah milik sendiri dan setiap konsekuensi terasa nyata, Wartales adalah salah satu yang paling jujur mewujudkan mimpi itu. Kingdom of Alazar tidak menunggu siapa pun, tapi ia memberikan banyak cerita bagi siapa saja yang cukup berani untuk pergi mencarinya.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: