teckknow.com — Chronomon merupakan game indie garapan Stone Golem Studios yang memadukan konsep monster taming, RPG, simulasi pertanian, eksplorasi, serta pertarungan berbasis giliran. Game ini dirilis dalam Early Access di Steam pada 8 Mei 2025. Alih-alih hanya membawa pemain berkeliling untuk mengumpulkan monster, Chronomon menjadikan makhluk tersebut sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari karakter.
Latar dunia pascabencana menjadi salah satu elemen yang memberikan identitas kuat. Pemain memasuki dunia yang sedang berusaha bangkit setelah kehancuran. Berbagai wilayah dan permukiman membutuhkan bantuan, sedangkan ancaman Epoch Syndicate memberikan alasan bagi pemain untuk terus menjelajahi dunia.
Konsep tersebut membuat petualangan terasa mempunyai dua wajah. Pada satu waktu, pemain dapat berfokus mengembangkan pertanian dan mengumpulkan sumber daya. Pada kesempatan lainnya, perjalanan berubah menjadi ekspedisi berbahaya yang dipenuhi monster, tantangan, serta pertempuran.
Chronomon menyediakan lebih dari 100 monster dalam variasi reguler maupun langka. Makhluk-makhluk tersebut bukan sekadar koleksi yang disimpan setelah berhasil ditangkap. Pemain dapat melatih, mengembangkan, serta memanfaatkan kemampuan mereka untuk membantu berbagai aktivitas.
Pendekatan inilah yang membuat identitas Chronomon terasa berbeda. Pertanian dan monster tidak berjalan sebagai dua sistem terpisah, melainkan saling menopang dalam membangun perkembangan permainan.
Menangkap Chronomon Hanyalah Awal dari Perjalanan Panjang
Salah satu daya tarik terbesar Chronomon tentu terletak pada sistem koleksi monsternya. Pemain dapat menangkap berbagai makhluk yang ditemukan selama menjelajahi dunia, kemudian membentuk kelompok sesuai strategi dan gaya permainan masing-masing.
Setiap monster mempunyai fungsi yang lebih luas dibandingkan hanya bertarung. Mereka dapat membantu eksplorasi, bekerja di pertanian, menyelesaikan tantangan tertentu, hingga menggunakan kemampuan khusus untuk membantu pemain membuka jalan menuju area atau harta tersembunyi.
Sistem perkembangan karakternya juga cukup mendalam. Berdasarkan informasi resmi di Steam, Chronomon mempunyai 39 skill tree dan lebih dari 300 kemampuan berbeda. Kombinasi tersebut memberikan ruang yang cukup besar untuk bereksperimen ketika membangun komposisi kelompok.
Pertempuran menggunakan sistem turn-based atau berbasis giliran. Namun, pemain tetap dituntut memperhatikan penggunaan kemampuan dan pengembangan monster agar dapat menghadapi musuh secara efektif.
Monster dapat memperoleh pengalaman melalui pertarungan maupun pekerjaan di pertanian. Artinya, aktivitas santai tetap memberikan kontribusi terhadap perkembangan makhluk yang dimiliki pemain.
Keberadaan Chronomon langka, evolusi rahasia, sifat khusus, imprint, serta kemampuan pasif semakin memperkuat unsur koleksi. Pemain yang menyukai kegiatan berburu monster mempunyai alasan untuk terus menyisir berbagai sudut dunia.
Sistem tersebut juga memberikan nilai eksplorasi yang tinggi. Menemukan monster baru bukan hanya persoalan melengkapi koleksi, tetapi berpotensi membuka strategi, kemampuan, dan efisiensi pertanian yang sebelumnya tidak tersedia.
Ladang Menjadi Jantung Kehidupan dalam Chronomon
Pertanian memiliki peranan sangat penting dalam Chronomon. Setelah dunia mengalami kehancuran, menghasilkan makanan dan sumber daya bukan sekadar kegiatan sampingan. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses membangun kehidupan kembali.
Game ini menawarkan lebih dari 50 jenis tanaman yang dapat dibudidayakan. Hasil panen kemudian bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk karakter maupun monster. Surplus produksi juga dapat diperdagangkan dengan kota-kota terdekat untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.

Menariknya, monster yang sudah dikumpulkan dapat membantu mengelola pertanian. Kemampuan unik mereka memungkinkan proses produksi menjadi lebih efisien. Dengan demikian, perkembangan koleksi monster secara tidak langsung berpengaruh terhadap kemajuan ladang.
Pemain juga dapat mengumpulkan material mentah ketika menjelajah. Bahan tersebut berguna untuk pembangunan dan berbagai kebutuhan lainnya. Jika ingin beristirahat dari rutinitas bercocok tanam atau pertarungan, aktivitas memancing menyediakan alternatif yang lebih santai.
Terdapat lebih dari 20 jenis ikan yang dapat ditangkap. Hasil memancing kemudian bisa dimasak ataupun dijual sehingga tetap memberikan manfaat terhadap perekonomian pemain.
Pertanian juga dapat dikustomisasi dan didekorasi. Fitur ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk menciptakan tempat tinggal sesuai selera sekaligus menjadikannya pusat produksi.
Perpaduan sistem tersebut membuat aktivitas farming mempunyai tujuan yang jelas. Semakin berkembang pertanian, semakin besar pula kemampuan pemain untuk menyediakan makanan, berdagang, mempersiapkan ekspedisi, dan mendukung perkembangan monster.
Dunia Chronomon Terus Bergerak Bersama Waktu dan Cuaca
Petualangan dalam Chronomon tidak berlangsung pada dunia yang sepenuhnya statis. Perubahan waktu menjadi faktor yang perlu diperhatikan ketika pemain menentukan kapan harus menjelajah.
Eksplorasi pada pagi hari cenderung menawarkan perjalanan yang lebih santai. Sebaliknya, ekspedisi menjelang malam dapat menghadirkan risiko lebih tinggi dengan potensi hadiah yang sepadan.
Sistem cuaca ikut memengaruhi perjalanan. Hujan, badai salju, dan berbagai kondisi alam lainnya dapat memberikan dampak terhadap pertarungan maupun kegiatan pertanian.
Elemen tersebut membuat pemain perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas tertentu. Rutinitas yang awalnya sederhana dapat berubah karena cuaca atau waktu yang berbeda.
Selain menjelajah, pemain mempunyai tugas membantu memulihkan berbagai kota. Quest yang tersedia berkaitan dengan proses pembangunan kembali sekaligus hubungan dengan karakter yang ditemui selama perjalanan.
Chronomon juga mengusung alur bercabang dan pilihan yang dapat memengaruhi pengalaman bermain. Pemain bahkan dapat memilih pendekatan perkembangan cerita sebagai Farmer atau Monster Tamer.
Sementara itu, Epoch Syndicate menjadi ancaman utama yang membayangi dunia. Organisasi tersebut berusaha menguasai para penyintas, sehingga perjalanan pemain perlahan berkembang dari sekadar membangun pertanian menjadi perjuangan memulihkan dunia.
Perpaduan antara eksplorasi, pembangunan, hubungan sosial, monster, waktu, dan kondisi lingkungan membuat dunia Chronomon mempunyai banyak lapisan aktivitas untuk dijelajahi.
Saat Monster dan Pertanian Menumbuhkan Harapan Baru
Chronomon menawarkan gagasan menarik dengan mempertemukan dua konsep populer dalam satu permainan, yaitu monster taming dan simulasi pertanian. Keduanya tidak hanya ditempatkan berdampingan, tetapi dirancang untuk saling berhubungan.
Monster yang ditangkap dapat membantu pertanian. Pertanian menyediakan makanan dan sumber daya untuk perjalanan. Eksplorasi menghasilkan material sekaligus membuka kesempatan menemukan monster baru. Sementara itu, monster yang semakin berkembang membantu pemain menghadapi tantangan yang lebih berat.
Siklus tersebut menciptakan perkembangan permainan yang terasa saling berkaitan.
Gaya visual pixel art turut memberikan identitas klasik pada Chronomon tanpa menghilangkan kompleksitas sistem RPG yang dibawanya. Pemain yang gemar melakukan eksperimen juga mempunyai banyak ruang berkat puluhan skill tree, ratusan kemampuan, evolusi, monster langka, dan sistem pembangunan pertanian.
Sebagai game Early Access, Chronomon masih berada dalam proses pengembangan. Stone Golem Studios menyebut bahwa sistem seperti interaksi NPC, jadwal, dialog, serta kejadian dunia masih terus diperluas. Oleh karena itu, beberapa bagian permainan masih berpotensi mengalami perubahan menuju versi penuh.
Kesimpulan: Chronomon Menanam Ladang Sekaligus Membesarkan Sang Petualang
Pada akhirnya, Chronomon bukan hanya game tentang menangkap monster atau mengurus tanaman. Game ini berusaha menggabungkan keduanya menjadi petualangan RPG yang mempunyai ekosistem permainan saling terhubung.
Lebih dari 100 monster, puluhan jenis tanaman, ratusan kemampuan, sistem pertarungan berbasis giliran, eksplorasi dunia pascabencana, cuaca dinamis, pembangunan kota, hingga pengelolaan pertanian memberikan pemain banyak aktivitas untuk dilakukan.
Daya tarik terbesarnya terletak pada kebebasan menentukan ritme permainan. Pemain dapat berburu monster dan mengembangkan tim kuat, menghabiskan waktu membangun pertanian, mencari sumber daya, memancing, membantu penduduk, atau melanjutkan perjuangan menghadapi Epoch Syndicate.
Bagi penggemar game creature collector yang menginginkan sesuatu lebih dari sekadar menangkap dan bertarung, Chronomon menawarkan pendekatan yang menarik. Sementara bagi pencinta simulasi pertanian, keberadaan monster memberikan lapisan strategi yang membuat kegiatan mengelola ladang menjadi lebih hidup.
Chronomon akhirnya menghadirkan sebuah dunia tempat monster bukan hanya rekan bertempur. Mereka menjadi bagian dari pertanian, eksplorasi, pembangunan, dan perjalanan
Telusuri informasi lebih lanjut mengenai Project Deathless: Menyelami Dunia Fantasi Gelap dengan Tantangan yang Tidak Pernah Usai