JAKARTA, teckknow.com – Conan Exiles melempar pemain ke dalam dunia kejam bernama Exiled Lands tanpa penjelasan panjang lebar. Sejak menit pertama dipaku di bawah terik matahari padang pasir, tantangan sudah langsung menghampiri dari segala arah: lapar, haus, musuh yang lebih kuat, dan lingkungan yang tidak bersahabat. Namun bagi jutaan pemain yang sudah menjelajahi dunia ini sejak dirilis penuh oleh Funcom pada 2018, Conan Exiles bukan sekadar game bertahan hidup biasa. Lebih dari itu, ia adalah kanvas besar tempat strategi, kreativitas, dan keberanian diuji setiap saat.
Panduan Conan Exiles ini hadir untuk membantu siapa pun, dari pemula yang baru mendarat di Exiled Lands hingga veteran yang ingin memperhalus strategi mereka, agar bisa bertahan lebih lama, membangun lebih kuat, dan menaklukkan lebih jauh.
Conan Exiles: Prioritas Bertahan Hidup di Awal Permainan

Conan Exiles memiliki kurva belajar yang cukup curam, terutama di jam-jam pertama permainan. Oleh karena itu, memahami urutan prioritas yang benar bisa menjadi pembeda antara bertahan dan mati berulang kali tanpa kemajuan yang berarti.
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam Conan Exiles adalah mengumpulkan sumber daya dasar sesegera mungkin: kayu, batu, dan serat tanaman untuk membuat alat dasar. Setelah itu, bangun tempat berlindung sederhana sebelum malam tiba karena suhu malam di beberapa wilayah bisa membunuh karakter yang tidak terlindungi. Selain itu, pastikan selalu ada makanan dan air di inventori karena kelaparan dan dehidrasi di Conan Exiles berjalan cepat.
Satu hal yang sering diabaikan pemain baru Conan Exiles adalah sistem Corruption. Beberapa area di peta mengandung energi korup yang perlahan-lahan menggerogoti stat maksimal karakter. Untuk membersihkan Corruption, pemain perlu berinteraksi dengan Thrall jenis Entertainer atau Performer yang ditempatkan di markas.
Strategi Base Building Conan Exiles yang Efektif
Markas yang kuat adalah jantung dari semua kemajuan di Conan Exiles. Tanpa markas yang stabil, seluruh progres bisa lenyap dalam sekali serangan. Berikut panduan membangun markas yang solid dari awal:
Pilih Lokasi dengan Cermat
Lokasi markas di Conan Exiles menentukan segalanya. Hindari membangun terlalu dekat dengan dungeon besar atau kamp musuh karena area tersebut sering menjadi jalur spawn musuh. Sebaliknya, cari lokasi dengan akses sumber daya berlimpah di sekitarnya dan perimeter alami yang memudahkan pertahanan.
Beberapa lokasi terbaik untuk markas di Conan Exiles:
- Bonebreaker’s Bend, area dekat titik awal spawn yang menawarkan akses mudah ke sumber daya dan jalur sungai sebagai batas alami
- Claw Outcrop, lokasi dengan sistem gua alami yang bisa dimanfaatkan sebagai dinding pertahanan tambahan
- Kepulauan di bagian timur peta, sangat sulit diserang karena akses terbatas, cocok untuk pemain di server PvP
- Great Dam, lokasi dalam ruangan dengan pintu masuk sempit yang mudah dipertahankan bahkan dengan sumber daya terbatas
Bangun Pertahanan Berlapis
Prinsip pertahanan terbaik di Conan Exiles adalah meminimalkan titik masuk. Tembok dengan satu pintu masuk jauh lebih mudah dipertahankan dibanding tembok panjang dengan banyak celah. Selain itu, manfaatkan lingkungan sebagai tembok alami agar tidak perlu membuang terlalu banyak sumber daya untuk membangun dinding dari nol.
Upgrade Material Markas Secara Bertahap
Jangan terjebak terlalu lama menggunakan bahan markas dari material awal seperti kayu atau batu pasir. Di Conan Exiles, material markas menentukan ketahanan terhadap serangan. Urutan upgrade yang disarankan adalah dari Sandstone ke Stone, lalu ke Reinforced Stone, dan akhirnya ke Tier 3 seperti Black Ice atau Hardened Brick.
Sistem Thrall di Conan Exiles: Kekuatan Sesungguhnya
Thrall adalah salah satu mekanik paling dalam dan paling berpengaruh di Conan Exiles. Thrall adalah NPC yang bisa ditangkap, dilatih, dan ditempatkan untuk bekerja di stasiun kerajinan atau bertarung bersama pemain.
Cara Menangkap Thrall
Untuk menangkap Thrall di Conan Exiles, pemain membutuhkan dua alat utama:
- Truncheon, senjata tumpul untuk merobohkan musuh tanpa membunuhnya
- Bindings atau Fiber Bindings, tali untuk mengikat dan membawa Thrall yang sudah pingsan kembali ke markas
Setelah Thrall dibawa ke markas, masukkan ke dalam Wheel of Pain bersama makanan dasar seperti Gruel. Proses “pelatihan” akan berjalan otomatis dan menghasilkan Thrall yang siap ditempatkan.
Thrall Terbaik untuk Combat di Conan Exiles
Tidak semua Thrall diciptakan sama. Beberapa Thrall combat terbaik yang direkomendasikan:
- Thugra, Thrall Tier 4 dengan damage modifier 3.12, salah satu yang tertinggi dalam game
- Cannibal Brute, damage modifier identik dengan Thugra namun spawn di lokasi berbeda yaitu di The Summoning Place
- Cimmerian Berserker, damage modifier 2.24 namun lebih mudah ditemukan dan sudah hadir dengan perlengkapan yang baik
Memberi Makan Thrall untuk Optimasi Stat
Makanan yang diberikan kepada Thrall selama proses leveling mempengaruhi pertumbuhan stat mereka. Tiga pilihan makanan paling penting:
- Gruel, meningkatkan peluang pertumbuhan Strength sebesar 14 persen, cocok untuk Thrall bertarung jarak dekat
- Grilled Steak, meningkatkan peluang pertumbuhan Vitality sebesar 14 persen, cocok untuk Thrall yang difokuskan sebagai penahan damage
- Cooked Fish, meningkatkan peluang pertumbuhan Accuracy sebesar 14 persen, cocok untuk Thrall Archer
Tips Combat Conan Exiles yang Wajib Dipahami
Combat di Conan Exiles lebih dalam dari yang terlihat di permukaan. Beberapa prinsip penting yang membantu bertahan dalam pertarungan:
- Kelola Stamina dengan cermat karena setiap serangan, dodge, dan blok menguras Stamina, dan karakter yang kehabisan Stamina menjadi sangat rentan
- Pelajari pola serangan musuh sebelum menyerang balik, terutama untuk bos dan musuh bertier tinggi
- Gunakan bandage untuk luka ringan dan potion untuk pemulihan cepat saat pertarungan berlangsung intens
- Distribusikan poin Attribute secara sadar sesuai gaya bermain yang dipilih, bukan asal menambahkan ke stat mana pun
Conan Exiles: Perbedaan Mode PvE dan PvP
Conan Exiles menawarkan beberapa mode server yang menentukan cara bermain yang sangat berbeda. Di server PvE, tantangan utama datang dari lingkungan dan musuh NPC. Sebaliknya, di server PvP, ancaman terbesar justru datang dari pemain lain yang bisa menyerang markas, mencuri sumber daya, dan menghancurkan semua yang sudah dibangun.
Untuk pemain baru, sangat disarankan memulai di server PvE atau bahkan mode solo dulu. Dengan demikian, ada waktu yang cukup untuk memahami semua mekanik Conan Exiles sebelum menghadapi kompleksitas tambahan yang datang dari interaksi dengan pemain lain.
Conan Exiles adalah game yang tidak akan pernah kehabisan hal untuk dijelajahi. Dari membangun istana megah di tepi sungai hingga memimpin pasukan Thrall menyerbu dungeon terberat, setiap sesi permainan selalu menawarkan cerita baru yang tidak pernah sama. Exiled Lands menunggu untuk ditaklukkan, satu markas pada satu waktu.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Mogeko Castle: Panduan Lengkap Review dan Tips Bermain Horror Adventure RPG Maker Ini