JAKARTA, teckknow.com – Daratan hampir sepenuhnya hilang. Yang tersisa hanya ujung-ujung gedung tua yang mencuat di atas permukaan air, puncak menara yang berkarat, dan reruntuhan yang menyimpan sumber daya bagi siapapun yang berani menyelam cukup dalam untuk mengambilnya. Begitulah dunia Sunkenland, game survival post-apokaliptik bertema Waterworld yang dikembangkan oleh Vector3 Studio. Dirilis dalam Early Access pada 25 Agustus 2023, game ini langsung meraih label Very Positive di Steam dengan lebih dari 8.700 ulasan. GamesRadar menyebutnya sebagai perpaduan Raft bertemu Rust dalam wadah bawah laut yang sangat menarik.
Yang membuat Sunkenland berbeda dari survival game lain adalah dualitasnya. Di satu sisi, ia menawarkan ketenangan menyelami gedung yang tenggelam, menjelajahi kapal karam, dan mengumpulkan sumber daya di bawah permukaan. Di sisi lain, ia memaksa pemain menghadapi serangan klan NPC bersenjata yang datang merebut apa yang sudah dibangun susah payah. Dua nada itu saling bergantian dan menciptakan ritme yang sulit ditemukan di game survival manapun.
Jangan Bangun dari Kayu, Mulai dari Besi Bekas

Kesalahan paling umum pemain baru Sunkenland adalah langsung membangun basis dari kayu. Ini terlihat masuk akal karena kayu mudah didapat di pulau awal. Namun kayu adalah sumber daya yang jauh lebih berharga untuk dibakar sebagai bahan bakar memasak dan pemurnian air. Sebaliknya, besi bekas tersedia berlimpah dari mobil berkarat yang tenggelam di sekitar pulau awal dan jauh lebih tahan lama sebagai bahan bangunan.
Sejak detik pertama spawn, arahkan perhatian ke bawah air. Mobil-mobil berkarat yang terendam adalah sumber besi bekas gratis yang tidak perlu craft terlebih dahulu. Kumpulkan sebanyak mungkin, lalu gunakan untuk membangun fondasi dan dinding pertama sebelum malam tiba.
Malam adalah musuh tambahan di Sunkenland. Suhu turun drastis begitu matahari terbenam. Air berubah sangat dingin dan bisa membunuh karakter dalam waktu singkat. Oleh karena itu, jangan pernah berenang setelah gelap kecuali benar-benar terpaksa.
Menyelam: Seni yang Perlu Dipelajari Sejak Awal
Sunkenland adalah tentang apa yang ada di bawah permukaan. Gedung-gedung yang tenggelam, taman hiburan yang terendam, kapal karam penuh sumber daya, dan lokasi-lokasi tersembunyi yang tidak bisa dijangkau dari atas adalah alasan utama bermain game ini. Namun menyelam di Sunkenland membutuhkan perhatian yang lebih dari sekadar melompat ke air.
Beberapa hal yang wajib diingat setiap kali menyelam di Sunkenland:
- Meter oksigen tidak boleh diabaikan. Pemain yang tidak memperhatikannya sering mati tiba-tiba di tengah ruangan yang belum selesai dijelajahi.
- Buat lebih dari satu tangki udara. Pergantian bisa dilakukan langsung di bawah air tanpa harus naik ke permukaan setiap beberapa menit.
- Hiu bergerak cepat di dalam air. Kenali zona mana yang berbahaya sebelum menyelam tanpa persiapan senjata yang cukup.
- Periksa semua container sebelum keluar. Herbal medicine dan umpan pancing sering tersembunyi di kotak yang tidak terlihat dari luar dan sangat berharga untuk kelangsungan hidup jangka panjang.
Basis Bukan Hanya Tempat Tinggal, Ini Adalah Target
Cepat atau lambat, klan NPC akan datang. Mereka bersenjata, mereka terorganisir, dan mereka menginginkan sumber daya yang sudah dikumpulkan susah payah. Ini bukan peringatan untuk menakut-nakuti, melainkan fakta yang harus memengaruhi setiap keputusan membangun dari hari pertama.
Ada empat hal yang harus ada di basis sebelum serangan pertama tiba:
- Turret otomatis di titik masuk utama. Klan tidak menunggu basis siap sebelum menyerang.
- Dinding besi berlapis di area vital seperti gudang dan stasiun pemurnian air, bukan kayu.
- Metal Barrel sebagai wadah penyimpanan pertama. Kapasitasnya terbesar di awal game dan jauh lebih aman dari container kayu saat serangan datang.
- Research table sesegera mungkin. Tanpa meja riset, banyak resep penting tidak bisa dibuka meski bahannya sudah tersedia.
Bendera berwarna berbeda juga berguna untuk menandai wilayah dan membantu orientasi saat serangan terjadi di malam hari ketika visibilitas sangat terbatas.
Transportasi Menentukan Seberapa Jauh Pemain Bisa Berkembang
Sunkenland punya dunia yang luas. Pulau-pulau yang lebih jauh menyimpan sumber daya yang tidak ada di pulau awal, dan klan yang lebih kuat bisa dihabisi untuk loot yang lebih baik. Namun semua itu hanya bisa dicapai dengan transportasi yang memadai.
Perahu kayuh dan layar cukup untuk permulaan. Namun begitu bahan sudah mencukupi, upgrade ke perahu bermesin adalah investasi yang mengubah ritme permainan sepenuhnya. Jangkauan yang lebih luas berarti lebih banyak sumber daya, lebih banyak peluang raid, dan lebih banyak material untuk memperkuat basis.
Backpack adalah upgrade personal yang tidak kalah penting. Mulai dari sack sederhana, lalu naik ke military backpack saat sudah bisa dibuat. Kapasitas bawa yang lebih besar berarti setiap penyelaman atau raid menghasilkan lebih banyak dalam satu trip.
Red dot sight untuk senapan berburu dan SMG juga layak diprioritaskan lebih awal dari yang diperkirakan. Akurasi yang lebih baik saat melawan klan adalah perbedaan antara menghabisi mereka dengan efisien atau menghabiskan dua kali amunisi untuk hasil yang sama.
Sunkenland Cocok untuk Siapa dan Tidak Cocok untuk Siapa
Sunkenland adalah game yang paling menyenangkan bagi pemain yang menikmati loop survival yang organik: bangun, jelajahi, pertahankan, perluas. Tidak ada tangan yang menuntun ke tujuan berikutnya. Tidak ada quest marker yang memberi tahu apa yang harus dilakukan. Pemain yang membutuhkan struktur yang jelas mungkin akan merasa terombang-ambing di awal.
Sebaliknya, pemain yang suka menentukan sendiri ritme bermainnya, menemukan lokasi baru tanpa panduan, dan membangun pertahanan yang teruji oleh serangan sungguhan akan menemukan Sunkenland sebagai salah satu survival game paling memuaskan yang ada saat ini.
Kesimpulan: Sunkenland Lebih Dalam dari Permukaan Airnya
Sunkenland membuktikan bahwa tema Waterworld yang sudah ada sejak film Kevin Costner 1995 masih punya banyak potensi yang belum pernah dieksplorasi dengan baik sebelumnya. Menyelam ke gedung tenggelam untuk mengambil sumber daya, lalu kembali ke permukaan untuk memperkuat basis sebelum serangan berikutnya, adalah loop yang tidak pernah terasa membosankan meski dimainkan berjam-jam. Dunia pasca apokalipsis yang terendam ini menyimpan lebih banyak dari yang terlihat di permukaan.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Viscerafest: Panduan Combat Boomer Shooter dan Tips Mengalahkan Musuh