JAKARTA, teckknow.com – Techtonica adalah factory builder yang mengambil formula Factorio dan menempatkannya di bawah tanah di sebuah planet asing yang penuh dengan teknologi yang sudah ada jauh sebelum manusia tiba. Dikembangkan oleh Fire Hose Games dan rilis dalam Early Access pada 18 Juli 2023, Techtonica meraih sambutan positif dari penggemar genre factory building karena estetik dan atmosfernya yang sangat berbeda dari game sejenis.
Bagi pemain baru genre factory building, Techtonica bisa terasa sangat kompleks di awal. Banyak sistem yang harus dipahami sekaligus dan tidak ada panduan langkah demi langkah yang menuntun secara eksplisit. Artikel ini membahas cara membangun otomasi pabrik yang efisien dari nol.
Techtonica: Prinsip Dasar yang Harus Dipahami Sejak Awal

Factory building adalah tentang membangun sistem yang bekerja tanpa intervensi manual yang terus-menerus. Prinsip dasarnya sederhana: ekstrak sumber daya, proses menjadi produk yang dibutuhkan, dan gunakan produk tersebut untuk membangun mesin yang lebih baik yang mengekstrak dan memproses lebih banyak.
Di Techtonica, sumber daya berasal dari deposit mineral yang tersebar di gua bawah tanah. Mesin Miner menambang deposit ini dan menghasilkan material mentah. Conveyor Belt membawa material dari satu mesin ke mesin berikutnya. Assembler mengubah material mentah menjadi komponen yang dibutuhkan untuk membangun lebih banyak mesin.
Memahami tiga elemen ini, yaitu Miner, Conveyor Belt, dan Assembler, adalah fondasi dari seluruh pabrik di Techtonica.
Cara Membangun Jalur Produksi Pertama
Jalur produksi pertama di Techtonica tidak perlu besar atau kompleks. Yang terpenting adalah fungsional dan menghasilkan material yang dibutuhkan secara otomatis.
Langkah pertama adalah menemukan deposit mineral yang dekat dengan area kerja. Pasang Miner di atas deposit dan hubungkan ke Conveyor Belt. Arahkan Conveyor Belt ke Assembler yang memproses material mentah menjadi produk yang dibutuhkan. Pasang Storage Container di ujung untuk menampung hasil produksi.
Setelah jalur dasar ini berjalan, perhatikan apakah ada bottleneck. Bottleneck terjadi ketika satu mesin dalam jalur tidak bisa mengikuti kecepatan mesin di sekitarnya. Identifikasi di mana material menumpuk dan tambahkan mesin ekstra di titik tersebut untuk mengatasi hambatan.
Strategi Ekspansi: Kapan dan Ke Mana
Salah satu keputusan paling penting dalam Techtonica adalah kapan harus memperluas pabrik dan ke arah mana. Memperluas terlalu cepat sebelum fondasi yang sudah ada berjalan efisien hanya menciptakan kekacauan yang semakin sulit diperbaiki.
Aturan sederhana yang berguna: perluas hanya ketika jalur produksi yang sudah ada sudah berjalan stabil dan tidak ada bottleneck yang belum terselesaikan. Perluasan yang terencana selalu lebih efisien dari yang reaktif.
Eksplorasi gua yang lebih dalam menjadi prioritas setelah pabrik awal stabil. Sumber daya yang lebih langka dan lebih bernilai tersimpan di kedalaman yang belum dijangkau. Teknologi baru yang dibutuhkan untuk membuka tier produksi berikutnya sering membutuhkan material dari area yang lebih dalam.
Tips Unlock Teknologi di Techtonica
Techtonica memiliki tech tree yang harus dibuka secara bertahap untuk mengakses mesin dan sistem yang lebih canggih. Cara membuka teknologi adalah dengan mengumpulkan research items yang diproduksi dari material tertentu.
Beberapa panduan memilih urutan unlock yang efisien:
- Prioritaskan upgrade Conveyor Belt lebih awal karena kecepatan conveyor yang lebih tinggi menghilangkan bottleneck di jalur produksi yang sudah ada.
- Buka Assembler tingkat lebih tinggi setelah conveyor di-upgrade karena Assembler yang lebih cepat membutuhkan pasokan material yang lebih cepat pula.
- Jangan skip power upgrades. Kebutuhan daya meningkat seiring pabrik berkembang dan kekurangan daya menghentikan seluruh produksi sekaligus.
Multiplayer Techtonica: Membangun Pabrik Bersama
Techtonica mendukung co-op untuk dua pemain. Pengalaman factory building bersama sangat berbeda dari solo karena bisa membagi tugas: satu pemain fokus merancang jalur produksi sementara yang lain menjelajahi gua mencari deposit baru.
Komunikasi tentang rencana ekspansi sangat penting dalam co-op. Tanpa koordinasi, dua pemain bisa membangun jalur yang saling bertabrakan atau mengekstrak sumber daya yang sama tanpa efisiensi yang maksimal.
Kesimpulan: Techtonica Adalah Factory Builder yang Segar dan Berbeda
Techtonica menawarkan sesuatu yang belum ada di genre factory building: atmosfer bawah tanah yang penuh misteri dengan lore tentang peradaban yang sudah ada sebelumnya. Bagi penggemar Factorio yang ingin sesuatu yang terasa familiar namun berbeda secara estetik dan naratif, Techtonica adalah pilihan yang sangat layak dicoba.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Gaming
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Space Engineers: Panduan Membangun Kapal dari Nol untuk Pemula