JAKARTA, teckknow.com – Dunia gaming roguelike sempat dihebohkan dengan kemunculan sebuah mahakarya yang berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Hades, game besutan Supergiant Games, membuktikan bahwa genre roguelike bisa dikemas dengan narasi mendalam dan gameplay yang sangat memuaskan. Tidak heran jika game ini berhasil menyabet Game of the Year dari berbagai media gaming internasional pada tahun 2020. Bagi para pencinta game dengan tantangan tinggi dan cerita epik, judul satu ini wajib masuk dalam daftar permainan yang harus ditamatkan.
Mengenal Lebih Dekat Game Hades dari Supergiant Games

Supergiant Games memang dikenal sebagai studio yang selalu menghadirkan karya berkualitas tinggi. Setelah sukses dengan Bastion, Transistor, dan Pyre, studio asal San Francisco ini kembali memukau dunia dengan Hades. Game ini pertama kali dirilis dalam versi Early Access pada Desember 2018 melalui Epic Games Store, kemudian hadir di Steam pada tahun berikutnya. Versi lengkapnya resmi diluncurkan pada September 2020 dan langsung mendapat sambutan luar biasa dari kritikus maupun pemain.
Sebagai game roguelike, Hades menawarkan pengalaman bermain yang berbeda setiap kali pemain memulai run baru. Konsep permainan mengharuskan pemain untuk terus mencoba, gagal, dan belajar dari setiap kematian. Namun yang membedakan game ini dari roguelike lainnya terletak pada sistem narasi yang terus berkembang meski pemain mengalami kekalahan berulang kali.
Jalan Cerita Menarik yang Membuat Pemain Ketagihan
Pemain akan berperan sebagai Zagreus, putra dari dewa kematian yang berkuasa di alam bawah. Sang protagonis bertekad melarikan diri dari Underworld untuk mencari ibunya, Persephone, yang menghilang secara misterius. Tentu saja ayahnya tidak tinggal diam dan mengerahkan berbagai rintangan untuk menghalangi kepergian Zagreus.
Setiap kali Zagreus gugur dalam pertempuran, dia akan kembali ke House of Hades dan dapat berinteraksi dengan berbagai karakter menarik. Dialog yang berbeda akan muncul tergantung pada progres permainan, senjata yang digunakan, hingga cara kematian sebelumnya. Sistem narasi semacam ini membuat setiap kegagalan tidak terasa sia-sia karena selalu ada cerita baru yang menanti.
Karakter pendukung dalam game ini juga dikembangkan dengan sangat baik. Mulai dari Nyx sang dewi malam yang membesarkan Zagreus, Megaera si fury yang punya hubungan kompleks dengan protagonis, hingga Thanatos sang dewa kematian yang menjadi rival sekaligus sahabat. Setiap karakter memiliki arc tersendiri yang dapat dieksplorasi melalui gift system.
Sistem Pertarungan di Hades yang Adiktif dan Dinamis
Gameplay yang ditawarkan menggabungkan elemen hack and slash dengan sistem boon yang sangat variatif. Pemain dapat melakukan serangan dasar, serangan spesial, cast, dan dash untuk mengalahkan musuh. Setiap senjata memiliki moveset unik yang membutuhkan pendekatan berbeda dalam pertempuran.
Responsivitas kontrol menjadi salah satu keunggulan utama dalam game ini. Setiap input dari pemain langsung diterjemahkan dengan presisi tinggi, membuat pertarungan terasa sangat memuaskan. Animasi serangan yang smooth dan efek visual yang memukau semakin menambah pengalaman bermain yang imersif.
Tingkat kesulitan dalam permainan ini cukup menantang namun tidak pernah terasa tidak adil. Setiap kematian selalu bisa dipelajari dan dijadikan bekal untuk run berikutnya. Pemain yang sabar dan mau belajar pola serangan musuh pasti akan merasakan progres yang signifikan.
Berbagai Senjata Infernal Arms untuk Menaklukkan Musuh
Zagreus dapat menggunakan enam Infernal Arms yang masing-masing menawarkan gaya bertarung berbeda. Berikut daftar senjata yang tersedia:
- Stygian Blade merupakan pedang serba guna yang cocok untuk pemula dengan kombinasi serangan cepat dan damage seimbang
- Heart-Seeking Bow memberikan opsi serangan jarak jauh dengan charged shot yang devastating
- Shield of Chaos menawarkan playstyle defensif sekaligus ofensif dengan kemampuan block dan bull rush
- Eternal Spear memiliki jangkauan panjang dan special throw yang dapat ditarik kembali
- Twin Fists of Malphon menghadirkan serangan super cepat dengan dodge yang lebih responsif
- Adamant Rail merupakan senjata berbasis proyektil otomatis layaknya senjata api modern
Setiap senjata juga memiliki Aspect tersembunyi yang dapat dibuka dengan Titan Blood. Aspect ini mengubah secara drastis cara kerja senjata dan membuka kemungkinan build baru yang tidak terbatas.
Boon dari Para Dewa Olympus Sebagai Kunci Kemenangan
Salah satu mekanik paling menarik terletak pada sistem boon dari para dewa Olympus. Selama perjalanan melarikan diri, Zagreus akan mendapat bantuan dari paman, bibi, dan sepupunya yang bersemayam di Olympus. Setiap dewa menawarkan blessing dengan efek berbeda:
- Zeus memberikan efek lightning yang menyambar musuh di sekitar
- Poseidon menghadirkan knockback dahsyat dan bonus damage saat musuh menabrak dinding
- Athena menawarkan kemampuan deflect untuk memantulkan serangan musuh
- Aphrodite melemahkan musuh dengan efek weak yang mengurangi damage mereka
- Ares menimbulkan efek doom yang memberikan delayed damage mematikan
- Artemis meningkatkan critical chance untuk damage berlipat ganda
- Dionysus memberikan efek hangover yang menyebabkan damage over time
- Demeter memperlambat musuh dengan efek chill yang menumpuk
- Hermes meningkatkan kecepatan movement dan serangan
Kombinasi boon dari berbagai dewa menciptakan sinergi yang disebut Duo Boon. Menemukan kombinasi yang tepat menjadi salah satu aspek paling memuaskan dalam membangun karakter setiap run.
Tips Bermain Hades untuk Pemula yang Ingin Menang
Bagi pemain baru yang ingin menaklukkan Underworld, berikut beberapa saran yang dapat diterapkan:
- Jangan terburu-buru menyerang dan pelajari pola setiap musuh terlebih dahulu
- Dash merupakan mekanik paling penting untuk menghindari damage
- Prioritaskan mengambil boon yang saling bersinergi daripada mengumpulkan banyak efek berbeda
- Manfaatkan Mirror of Night untuk upgrade permanen yang memudahkan run berikutnya
- Berikan Nectar kepada NPC untuk mendapatkan Keepsake yang sangat berguna
- Coins sebaiknya digunakan untuk membeli item di Well of Charon
- Jangan abaikan fishing spot karena ikan dapat ditukar dengan berbagai reward
- Death Defiance dari Athena Keepsake sangat membantu di early game
- Coba semua senjata untuk menemukan yang paling cocok dengan gaya bermain
- Sabar dan nikmati prosesnya karena kematian adalah bagian dari pembelajaran
Menghadapi Bos Tangguh di Setiap Region Underworld
Perjalanan keluar dari Underworld akan melewati empat region berbeda dengan bos yang menanti di akhir setiap area. Tartarus sebagai region pertama dijaga oleh salah satu dari tiga Fury Sisters. Megaera menjadi lawan pertama, namun seiring progres cerita, Alecto dan Tisiphone juga akan muncul secara bergantian.
Asphodel yang dipenuhi lahar menjadi region kedua dengan Lernaean Bone Hydra sebagai penjaganya. Bos ini memiliki mekanik regenerasi kepala yang membutuhkan pemain untuk menyerang secara agresif.
Elysium merupakan surga bagi para pahlawan yang gugur, namun dijaga ketat oleh Theseus dan Asterius. Pertarungan duo ini menjadi salah satu fight paling menantang karena pemain harus membagi fokus antara dua musuh sekaligus.
Temple of Styx menjadi area terakhir sebelum permukaan dengan ayah Zagreus sendiri sebagai bos final. Pertarungan melawan sang dewa kematian membutuhkan penguasaan penuh atas semua mekanik game dan build yang solid.
Grafis dan Soundtrack Memukau dalam Game Hades
Aspek visual dalam game ini menggunakan art style yang sangat khas dan memukau. Karakter didesain dengan proporsi stylized yang ekspresif, sementara environment setiap region memiliki identitas visual yang berbeda namun tetap kohesif. Portrait karakter saat dialog berlangsung menunjukkan kualitas artwork yang sangat tinggi.
Departemen audio juga tidak kalah impresif dalam proyek ini. Darren Korb sebagai komposer menghadirkan soundtrack yang memadukan rock, metal, dan elemen musik Yunani kuno. Setiap track perfectly mengiringi intensitas gameplay dan momen emosional dalam cerita.
Voice acting dalam game ini juga layak mendapat pujian khusus. Setiap karakter diisi oleh voice actor yang sangat menghayati perannya. Logan Cunningham yang mengisi suara berbagai karakter termasuk narrator berhasil memberikan performa yang memorable.
Alasan Mengapa Hades Layak Mendapat Penghargaan
Game besutan Supergiant Games ini berhasil meraih lebih dari 50 penghargaan Game of the Year dari berbagai publikasi. Pencapaian tersebut bukan tanpa alasan karena game ini berhasil menyempurnakan formula roguelike yang selama ini dianggap tidak ramah pemain kasual.
Integrasi narasi ke dalam gameplay loop menjadi inovasi yang sangat diapresiasi. Pemain tidak perlu merasa frustrasi dengan kematian berulang karena setiap kegagalan membawa progres cerita. Pendekatan ini membuat game dapat dinikmati oleh pemain dengan skill level berbeda.
Konten yang disediakan juga sangat melimpah dengan ratusan jam gameplay untuk mencapai true ending dan mengungkap semua rahasia. Supergiant Games terus menambahkan update gratis pasca peluncuran termasuk Hell Mode untuk pemain yang menginginkan tantangan lebih.
Kesimpulan
Kehadiran game roguelike satu ini membuktikan bahwa genre yang dianggap niche bisa menjadi mainstream dengan eksekusi yang tepat. Supergiant Games berhasil menciptakan pengalaman bermain yang adiktif, menantang, sekaligus sangat memuaskan secara emosional. Perpaduan gameplay yang tight, cerita yang engaging, visual yang stunning, dan musik yang epic menjadikan judul ini sebagai salah satu game terbaik yang pernah diciptakan dalam dekade terakhir. Bagi siapa pun yang belum mencoba, inilah saat yang tepat untuk turun ke Underworld dan membantu Zagreus menemukan kebebasannya.
Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Gaming
Baca juga artikel lainnya: Cloudheim Game Petualangan Co-op RPG Terbaik 2025